RSS

WiMax, Generasi Baru Wireless

26 Mar

WiMax (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah standar baru (IEE 802.16) yang tengah dikembangkan oleh Intstitute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), berfokus pada pemecahan masalah jaringan luar (outdoor) point to multipoint broadband wireless. WiMax memungkinkan dipergunakan pada berbagai keperluan, diantaranya konektifitas jarak jauh untuk rumah-rumah, bisnis dan backhaul wireless hotspot.
WiMax secara histori sangat terkait dengan popularitas pendahulunya, WiFi (IEEE 802.11). Standarisasi WiMax mendapat dukungan penuh dari berbagai perusahaan high profile seperti Intel dan perusahaan besar lainnya. Para supporter mempunyai harapan besar pada potensi WiMax. Intel sendiri menyatakan bahwa 802.16 “sepenting Internet itu sendiri”, sebuah teknologi yg akan memungkinkan 5 milyar manusia dapat saling berhubungan setiap waktu.
Hanya waktu yg akan berbicara, sejauh mana WiMax dapat mewujudkan harapan para pendukungnya.

Sekarang, penting bagi kita untuk memahami bagaimana WiMax bekerja dan mencoba memanfaatkan teknologi ini. Barangkali saja kita dapat mengambil keuntungan dari mobilitas tanpa kabel ini.

Bagaimana WiMax Bekerja ?

WiMax dapat memberikan 2 format layanan tanpa kabel (wireless) :

  • Non-Line-Of-Sight (LOS), layanan WiFi, dimana sebuah antena kecil dipasang pada komputer dihubungkan dengan menara pemancar.

Menggunakan frekuensi rendah antara 2 GHz sampai 11 GHz.

  • LOS, dimana sebuah antena tetap dipasang pada menara WiMax dari atap bangunan atau tiang. Koneksi LOS ini lebih kuat dan lebih stabil sehingga bisa dipergunakan untuk mengirimkan sejumlah data dengan error yang tidak banyak. Menggunakan frekuansi yang lebih tinggi hingga 66 GHz.

Melalui antena LOS yang kuat, Satasiun transmisi WiMax dapat mengirimkan data ke komputer atau router yang menggunakan WiMax dengan radius 30 mil atau sekitar 50 Km atau coverage 576 km persegi.

Spektrum WiMax

WiMax Forum berfokus pada 3 spektrum band frekuensi pada pemakaian global:

  • Band tanpa lisensi 5 GHz: termasuk di dalamnya 5.25 dan 5.85 GHz. Di atas band 5 GHz (5.725 – 5.850 GHz) beberapa negara membolehkan daya output yg lebih tinggi (4 Watts) membuat aplikasi WiMax sangat atraktif.
  • Berlisensi 3.5 GHz: Band antara 3.4 and 3.6 GHz telah dialokasikan di beberapa negara.
  • Berlisensi 2.5 GHz: Band antara 2.5 and 2.6 GHz telah dialokasikan di US, Mexico, Brazil dan beberapa negara Asia Tenggara.

WiMax, WiFi, dan Wireless Masa Depan

Tidak seperti 802.11(WiFi), WiMax dirancang khusus untuk lingkungan outdoor. Hal ini memanifestasikan WiMax dalam berbagai cara. Salah satunya, WiMax mempunyai berbagai persyaratan pada physical layer untuk optimizing symbol rate. Hal ini membuat WiMax sangat lamabat munculnya. Tambahan lagi, WiMax tidak memperdebatkan masalah MAC protocol, seperti CSMA. Yang terpenting, WiMax dapat mendeliver QOS yang handal dan penempatan bandwith per client, yang menjadi sangat penting bagi komunikasi jarak jauh.

Papaparan di atas, memberikan fakta kepada kita bawha WiFi adalah langkah yang tepat untuk digunakan pada enduser, sehingga WiMax and WiFi akan saling mengisi satu sama lain. WiMax mengisi kebutuhan jaringan akses outdoor tanpa kabel, sedangkan WiFi lebih cenderung kepada jaringan indoor tanpa kabel.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 26, 2010 in Tulisan Bahasa Indonesia 2

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: