RSS

Computer Crimes Act 1997 (Malaysia)

14 Apr

Undang-Undang ini memidanakan berbagai macam aktivitas yang berhubungan dengan penyalahgunaan komputer. Salah satu di antaranya, perlakuan tidak diizinkannya akses ke material komputer dan tidak diizinkannya modifikasi konten komputer. Hal ini juga dimaksudkan untuk memfasilitasi investigasi bagi penegakkan Undang-Undang tersebut. Dalam keadaan tertentu, Undang-Undang yang efektif berlaku 1 Juni 2000 ini bisa memiliki dampak esktra-teritorial. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan yang tertulis di dalam Computer Crimes Act 1997. berikut adalah kutipannya :

“the provisions shall, in relation to any person, whatever his nationality or citizenship, have effect outside as well as within Malaysia, and where an offence under this Act is committed by any person in any place outside Malaysia, he may be dealt with in respect of such offence as if it was committed at any place within Malaysia”.

Yang artinya adalah “Ketentuan wajib, dalam hubungannya dengan setiap orang, apapun kewarganegaraannya atau kewarganegaraan, memiliki pengaruh di luar maupun di Malaysia, dan di mana suatu tindak pidana berdasarkan Undang-undang ini dilakukan oleh setiap orang di mana saja di luar Malaysia, ia mungkin ditangani terkait dengan tindak pidana sesuai dengan tindak pidana yang berlaku di Malaysia “.

Kalau menurut saya hal tersebut kurang efektif karena apabila Negara lain tempat dimana kejahatan tersebut dilakukan tidak memiliki hukum yang juga mengatur mengenai kejahatan telematika sebagaimana hukum Malaysia. Untuk itu, penegakan hokum berkaitan dengan kejahatan telematika harus dapat bekerja sama dalam membangun efektifitas penangan kejahatan telematika yang lintas batas Negara.

Tetapi memang Malaysia benar-benar bersunggung-sungguh dalam penanganan kejahatan di dunia maya, berikut adalah undang-undang lain yang dimiliki Malaysia selain  Computer Crimes Act :

  1. Undang-Undang Tandatangan Digital 1997
  2. Undang-Undang Hak Cipta (Amandemen) 1997
  3. Undang-Undang Telemedisin 1997
  4. Undang-Undang Multimedia dan Komunikasi 1998
  5. Undang-Undang Optical Discs

sumber : http://vub.academia.edu/documents/0061/5160/Cyber_security_convention_RESEARCH_3.pdf

http://www.ebizzasia.com/0109-2003/cover,0109,2,sidebar.htm

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: